Ketika bertekat untuk lebih mandiri yaitu pada saat aku memilih untuk melanjutkan study ke perguruan tinggi negeri yang jauh dari daerah tempat tinggalku, jauh dari keluargaku, teman-teman SMA ku, dan segala memori yang ada di benakku tentang lingkungan di sekitarku. Aku berpikir pasti aku bisa tinggal sendiri tanpa orang tua dan keluarga yang biasanya mengawasiku( aku kan anak hebat .. haha :D *maksa deh). Tekat sudah bulat dan harus siap gak mau tau pokoknya harus mau (hahah .. maksa deh padahal hati menangis ^^ ). Yah harus mau dikarenakan aku sudah diterima di 2 perguruan tinggi negeri di jawa barat (hihih .. bangga ) dan harus diambil . sayang dong kalau gag diambil. Orang susah susah buat dapetinnya. Tapi aku sedih banget harus jauh dari keluarga. Berat banget, segala sesuatunya pasti bakal dikerjakan sendiri, makan sendiri, nonton tv sendiri, nyuci sendiri, serba sendiri lha. Memang sih, aku punya beberapa orang saudara di sini. Tapi ya tetap aja lebih enakan di rumah sendiri, agak segan lha pokoknya ada aja perasaan gag enak padahal saudaraku nyantei-nyantei aja tuh.
Dan dimulailah episode-episode aku tinggal sendiri di sebuah kamar, dengan ditemani oleh beberapa alat elektronik untuk memenuhi kebutuhanku disini. Kamar ini lumayan besar dan aku membuat suasana senyaman-nyamannya agar aku bisa betah disini tapi ya tetap aja enakan di rumah .. haha. Setelah beberapa hari menjalani kehidupan baruku di sebuah kota kecil menurutku .. haha .. tauuk ahh gelap, homesick melanda. Pengen pulang, nangis gag jelas ditambah dengan aktivitas ospek yang sedang ku jalani membuat ku lelah. Apalagi saat itu tepat di bulan puasa. Dimana kenikmatan sahur dan berbuka puasa terletak pada kebersamaan keluarga, itu menurutku sih. Dan itu tidak aku rasakan kebersamaan seperti itu pada saat itu. Lebih sering galau saat jadi anak kos .. hahah. Untung saja pada saat lebaran ada 2 minggu libur dan aku pun minta pulang. Sebenarnya sih kasihan ngelihat orang tua harus mengeluarkan uang trus demi aku. Tapi apa boleh buat keinginan pulang itu sungguh besar. Maklumlah baru permulaan jadi anak kos ini.
Saat aku memulai hari di kota ini dengan semangat yang kadang naik, kadang turun, kadang gag ada sama sekali, Haha :D , suka gag suka dengan keadaan ini ya tetap harus dijalani. Aku yakin semua pengorbanan ini pasti akan terbayarkan kelak. Amin ya allah ^^. Karena aku yakin allah akan membalas hambanya dengan kebaikan dan kenikmatan jika kita berbuat yang baik pula dongg. Belajar, menuntut ilmu adalah hal yang mulia. Dan sangat dianjurkan bagi setiap agama. Itu sebabnya ya tetap harus semangat donggss .
Hey, kamu tu sekarang bukan siswa lagi tapi MAHAsiswa , ingat dong. Jadi harus lebih kuat dari sebelumnya .. :)
Keep smile ^^